Esoknya..
Yuri PoV
Hoaam udah pagi ya? Sica mana ya?
Nah itu dia tapi kenapa matanya sembap? Mungkin karena ia semalaman menangis, jadi gak enak nih aku samperin ajalah.
“good morning sica”
“morning”
“kenapa mata kamu?
“gkpp kok”
“kamu nangis semaleman gara gara aku? Udahlah nickhun gila itu jangan dipikirin! Aku itu Cuma sayang sama kamu sica!! Kenapa kamu gak ngerti sih?
“beneran yul?”
“yaiyalah sayang”
Aku mencium bibir sica dengan lembut
“kamu janji ya jangan pernah ninggalin aku selamanya”
“iya aku janji, jangan nangis lagi ya?
“iya yul” jawab sica dengan penuh senyum
Seohyun PoV
Aku baru selsai mandi, dan melihat yoona unnie masih tidur dia terlihat cantik sekali saat tidur. Banyak sekali oppa oppa yang menembaknya seperti Siwon oppa, Taecyeon oppa, Leeteuk oppa de el el tapi kenapa dia selalu menolaknya ya? Tipe cowok seperti apa sih yang dia mau? Ahh udahlah bangunin aja
“Unnie bangun sudah pagi”
“emm, siapa kamu”
“aku seohyun”
seketika itu juga yoona unnie langsung bangun
“eh magnae, good morning”
“good morning unnie, ayo mandi dan sarapan di bawah”
“iya, kamu tungguin aku disitu ya jangan kemana mana”
“haha iya unnie aku tungguin ntar kita sama sama kebawah”
YoonA PoV
Waah aku senang sekali seohyun membangunkan ku, wajahnya di pagi hari cantik dan polos sekali. Aku sangat menyukainya tapi mana mungkin dia tau perasaanku.
Selesai mandi
“ayo seo kita kebawah”
“oke unnie”
Seohyun langsung menarik tanganku dan menggandengku, jantungku berdebar debar mukaku merah haduuh aku terus menunduk jangan sampai seohyun melihat mukaku yang merah ini.
“unnie?”
“eh, iya?”
“kenapa jalannya menunduk? Ntar nabrak gimana?”
“eh..emm gakpapa aku lagi nyari uang siapa tau ada yang jatuh dilantai haha”
Aku berbohong sebisa mungkin pasti itu gak lucu tapi biarin aja yang penting muka ku gak diliat dia
“nah unnie ayo duduk disampingku”
“bentar ya aku ke kamar mandi dulu”
Aku mau ke kamar mandi sebentar sampai mukaku gak merah lagi aku malu dilihat seohyun
DUK
“eh maaf sooyoung”
“makanya kalo jalan jangan menunduk” jawab sooyoung kesal
“maaf, kamunya juga terlalu tinggi”
“nah kok malah nyalahin aku”
“aku kan udah minta maaf udahlah aku mau ke kamar mandi dulu”
Aku langsung berlari meninggalkan sooyoung
“hei jangan menunduk ntar nabrak lagi”
DUK
Ternyata benar kata sooyoung, kepalaku menabrak pintu kamar mandi haduuh sakit sekali
“HAHAHAHAHAHA” tawa sooyoung terdengar sampai kamar mandi
“diam kau jeleek” teriakku dari dalam toilet
Haduuh kepalaku sakit sekali keningku merah tapi wajahku udah gak merah lagii yee hore sekarang aku bisa jalan tanpa menunduk lagi. Aduh lapar aku mau segera makan ahh
“hey yoona kenapa keningmu hahaha” tanya hyoyeon yang sekaligus mengejek
“dicium pintu tuh hahaha” ejek sooyoung
“dieem kau jelek” jawabku marah
“unnie gakpapa? Keningmu merah sekali, sakit gak?” tanya seohyun
“gkpp kok sayang eh saeng”
“ohh baguslah kalo begitu”
“GOOD MORNING ALL”
Jessica datang dengan yuri yang merangkulnya, tadi malem kan mereka berantem tapi kayaknya sekarang udah baikkan deh.
“aku mau mengumumkan bahwa aku dan sica udah baikkan dan gak ada lagi berantem kaya tdi malem”
Yuri lalu mencium pipi Jessica
Haah kapan aku dan seohyun bisa seperti itu? Aku hanya menghela nafas panjang
“yoona, kamu kenapa?”
“keningnya abis dicium pintu haha”
“hei sudah kubilang dieem”
Aku melempar sendok ke kepala sooyoung
DUK
“aduuh sakit tau”
“haha makanya jangan ngejek orang, sekarang kening kamu dicium sendok haha week”
“awaas kau ya!!”
“udah udah unnie jangan berantem” seohyun melerai kami
“eh, leader kemana?” tanya yuri
“dia ada siaran radio hari ini dari tadi pagi dia udah berangkat” jawab tiffany
“oh, pasti kamu kesepian ya fany ahh~ sabar ya” Jessica menjawab
“enggak sih biasa aja udah biasa juga aku ditinggal dia”
“heii makanannya udah siap” hyoyeon datang dari dapur
“ayoo makaaannn!!!!” sooyoung langsung menyerbu nasi goreng yang dibuat hyoyeon
TING TONG
Bel berbunyi, siapa ya?
“biar aku saja yang buka pintu”
Aku langsung berjalan ke pintu utama dorm
“Annyeong, nuguseyo?”
Aku membuka pintu dan ternyata yang datang…
“eh Yonghwa oppa ada apa?”
Raut wajahku setelah bertemu Yonghwa oppa langsung berubah 180o aku jadi tampak dingin di hadapannya
“annyeong, ada seohyun?”
“ada tuh lagi makan duduk aja dulu”
“thx”
Aku langsung meninggalkan yonghwa oppa dan kembali ke meja makan
“hey magnae, ada yonghwa oppa tuh”
“oiya? Kalo gitu aku ganti baju dulu”
“hey young abisin dulu makan kamu, masih banyak tuh” kata hyoyeon
“udahlah gak napsu makan”
“buatku aja ya young” jawab sooyoung
“ya ya terserah kau saja, aku mau nonton tv”
AAH sial acara tv gada yang bagus
“yoona unnie” seohyun datang menghampiriku
“cantik sekali kamu, mau kemana?” tanyaku
“mau jalan sama yonghwa oppa hehe aku pergi dulu ya”
Seohyun tiba tiba mencium tanganku
“ehh..”
“dadah unnie” seohyun melambaikan tangan
“daah, hati hati ya” balasku
“cieee mukanya merah” yuri tiba tiba muncul disampingku
“HAAH yuri, nga..ngapain kamu disini?” tanyaku gugup
“yee orang mau nonton, sini remotnya”
“yul, aku mau cerita”
Tanpa sengaja air mataku jatuh di kedua pipiku
“ehh.. kenapa nangis? Kamu mau cerita apa?
“aku CEMBURU yul!! Cemburu!!”
Air mataku semakin deras mengucur
“cemburu sama siapa? Ceritain yang jelas dong”
Aku berusaha berhenti menangis dan mengelap air mataku
“di sini belom ada yang tau, kamu jangan bilang siapa siapa ya yul”
“iya aku janji, kamu cemburu sama siapa?”
“aku cemburu yul ngeliat yonghwa sama magnae”
“ka..kamu suka sama yonghwa?”
“BUKAAN yul, aku sebenernya..”
“sebenernya apa?”
“sebenernya aku suka sama magnae yul”
“APAA?? Yang bener yoong?”
“iya tapi dia udah punya orang lain yul, sakiit banget hatiku ini”
Air mataku tidak dapat dibendung lagi, aku menangis dan memeluk yuri aku memang butuh teman curhat dan tak bisa menyimpan masalah ini sendirian
“sabar yoong aku mengerti perasaanmu”
Yuri pun memelukku dan mencoba menenangkanku
Jessica PoV
Aku udah selsai makan, ngomong ngomong yuri mana?
Aku mencari ke kamarnya gak ada coba keruang tivi ahh
DEEGG
Apa yang mereka lakukan? Kenapa yoona dan yuri berpelukkan? Ciih tapi aku gak bisa marah soalnya udah janji sama yuri gak bakal marah marah. Lagian juga yuri kan udah nganggep yoona sebagai adiknya sendiri tapi tetep aja aku cemburu ahhh.
“eh, sica” yuri kaget dan menyadari keberadaanku
“yoona kenapa yul?” tanyaku
“gakpapa, dia lagi ada masalah aja”
“yuri, sica, aku permisi ke kamar dulu ya”
Yoona langsung pergi meninggalkan kami
Normal PoV
“Younggie, main games yuk” ajak sunny dengan suara aegyo nya
“ahh males ah aku ngantuk”
“ayolah younggie, hanya kamu yang bisa ngalahin aku main games selain kyuhyun oppa” sunny semakin ber-aegyo
“hmm aku benci suara itu, pasti aku gak bisa nolak kalo kamu ber-aegyo ciih”
“yeey younggie thx honey”
“honey? Emangnya aku pacar kamu apa?”
“yee becanda, emangnya kamu gak mau apa jadi pacarku hahahaha”
“udahlah pendeek ayo kita main gamesnya”
“iya iya aku kan bercanda, gitu aja marah haha”
@ruang tivi
“sica, boleh aku pinjam BB mu?”
“boleh aja yul, untuk apa?”
“buat ganjel pintu, ya buat sms donkzzz sayang”
“ih jayus deh, ini BB ku”
Jessica PoV
Yuri meminjam BB ku dia sedang ber-sms tapi aku gaktau dia sms siapa
“nih jes, thx ya”
“oke sayaaang”
Aku memeriksa berita terkirim dan aku melihat apa yang di kirim yuri barusan, ternyata itu sms untuk nickhun yang isinya:
HEY KAU JANGAN MENDEKATI YURI, IA MILIKKU DAN JANGAN KAU ULANGI LAGI PERBUATAN YANG KAU LAKUKAN DI CAFÉ KEMARIN! ATAU KAU AKAN MENDAPAT BALASANNYA
“hey yul, apa maksudmu sms seperti ini ke nickhun? Ntar dia kaget kalo kita pacaran”
“tenang aja, dia kan gaktau nomor kamu. Aku benci kalo dia melakukan hal yng di café kemaren dan buat kita bertengkar”
Hmm benar juga apa yang dikatakan yuri.
Eh, ada balesan dr nickhun.
Aku sangat kaget membaca sms dari nickhun yang isinya:
BERSAMBUNG
Tidak ada komentar:
Posting Komentar